BORAKS merupakan garam natrium yang banyak digunakan di berbagai
industri nonpangan, khususnya industri kertas, gelas, pengawet kayu, dan
keramik. Ia tidak berwarna dan gampang larut dalam air.
Asam borat (H3BO3) merupakan asam organik lemah yang sering digunakan sebagai antiseptik, dan dapat dibuat dengan menambahkan asam sulfat (H2SO4)
atau asam khlorida (HCl) pada boraks. Asam borat juga sering digunakan
dalam dunia pengobatan dan kosmetika. Misalnya, larutan asam borat dalam
air (3%) digunakan sebagai obat cuci mata dan dikenal sebagai
boorwater. Asam borat juga digunakan sebagai obat kumur, semprot hidung,
dan salep luka kecil. Namun, ingat, bahan ini tidak boleh diminum atau
digunakan pada luka luas, karena beracun ketika terserap masuk dalam
tubuh.
Ironisnya, boraks digunakan masyarakat Indonesia untuk bahan baku
pembuatan gendar nasi, atau kerupuk gendar, bahkan menjadi zat pengenyal
bakso. Jadi, boraks ada dalam makanan, bahkan termasuk salah satu
makanan kesukaan kita. Adapun cara-cara mudah menguji kandungan boraks
dalam makanan kesukaan kita, yaitu :
Langkah 1 Membuat Kertas Kunyit
Tambahkan 100 ml alcohol 80% dalam 1,5 – 2 gr turmeric / curcumin powder
dalam Erlenmeyer 250 ml bertutup. Kocok selama 5 menit, kemudian
saring. Celupkan kertas saring Whatman no 40 dalam larutan tersebut.
Keringkan dengan diangin-anginkan. Setelah kering, gunting dalam bentuk
memanjang dan simpan dalam tempat yang rapat dan terhindar dari cahaya.
Langkah 2 Membuat Larutan Standar Asam Borat
Larutkan 1 gr H3BO3; dalam aquades sampai 100 ml.
Pipet 0,0 ml ; 0,1 ml ; 0,2 ml ; 0,5 ml ; 0,75 ml ; 1,0 ml ; 2,5 ml ; 5
ml larutan tersebut, masukkan dalam labu ukur 50 ml. Encerkan dengan 10
ml aquades kemudian tambahkan 0,7 ml HCl pekat, tutup rapat, kocok.
Standar ini bernilai 0,00 ; 0,02 ; 0,04 ; 0,10 ; 0,15 ; 0,20 ; 0,50 dan
1,00 % H3BO3 dalam sample.
Langkah 3 Perlakuan Sampel
Larutkan 25 gr dalam 50 ml aquades, tutup dengan kaca arloji. Didihkan
sebentar. Kemudian masukkan dalam lemari pendingin selama ± 30 menit
sampai lemaknya membeku. Saring dengan menggunakan kertas saring biasa
yang sudah dilapisi dengan kapas.
Pipet 10 ml filtrate, masukkan dalam tabung reaksi. Tambahkan 0,7 ml HCl, kocok.
Langkah 4 Pengujian
Celupkan kertas kunyit dalam larutan sample sampai setengah bagian.
Angkat dan letakkan diatas kertas putih. Gunakan pinset untuk memegang
kertas saring tersebut. Lakukan juga untuk larutan standar.
Setelah ± 1 jam pada suhu ruang maka kertas tersebut sudah cukup kering
untuk uji pembandingan. Lakukan pencocokan warna di tempat terang (bukan
sinar lampu). Bila warna kertas sample sama dengan salah satu kertas
standar, maka kadar boraks dalam sample dinyatakan sama dengan larutan
standar tersebut. Bila warna kertas sample berada diantara 2 warna
kertas standar, maka perkirakan nilainya. Bila warna keluar dari range
standar, ulangi uji sample dengan komposisi 5 ml filtrat, 5 ml aquades,
0,7 ml HCl dan hasil pembacaannya nanti dikalikan 2.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar